Tidak Hanya Cegah Abrasi, Bakau Bisa Diolah Jadi Hidangan Lezat

    Home / Lifestyle / Tidak Hanya Cegah Abrasi, Bakau Bisa Diolah Jadi Hidangan Lezat

Tidak Hanya Cegah Abrasi, Bakau Bisa Diolah Jadi Hidangan Lezat

0

Screenshot_31
SAAT ini orang-orang Indonesia cuma diperkenalkan dengan dua type makanan karbohidrat saja yaitu, beras serta teoung terigu. Walau sebenarnya, kekayaan karbohidrat di Nusantara demikian beragam rakam macamnya. Dari mulai sagu, talas, singkong, ganyong, pisang muda, sukun muda, serta banyak sekali lagi.

Diluar itu, Indonesia nyatanya juga mempunyai bermacam sumber daya alam yang sampai kini belum juga digunakan dengan maksimum. Salah nya ialah bakau. Tanaman yang seringkali jadikan jadi penangkal abrasi ini nyatanya bisa dibuat jadi beragam olahan makanan yang tidak kalah lezatnya.
“Di Sumatera Utara ada dua tempat yaitu di Langkat serta Sendang Bedagai. Sedang untuk Pulau Jawa berada di daerah Indramayu, ” papar Susan, dalam acara Panen Raya Nusantara, di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10/2107).

Tiap-tiap daerah mempunyai argumen sendiri sampai pada akhirnya tertarik untuk memakai bakau jadi bahan makanan layak mengkonsumsi. Seperti di Langkat. Rimba bakau di daerah ini sangat terpaksa dibabat habis karna industri kelapa sawit sudah merambat sampai ke daerah pesisir. Sedang di Indramayu, beberapa petani bakau memakai tanaman itu sesudah berlangsung ekspansi besar-besaran yang dikerjakan oleh beberapa entrepreneur tambak udang.

“Produk-produk ini adalah bentuk perlawanan pada 3 stigma wanita pesisir yang seringkali dipandang miskin, bodoh, serta kumuh. Mereka menginginkan menunjukkan kalau mereka juga cerdas serta dapat memakai pengetahuan yang ada, ” tegas Susan.

Bicara masalah product bakau atau mangrove, sekarang ini paling tidak terdapat banyak type makanan yang dibuat memakai tanaman dari marga rhizophora itu. Dari mulai keripik, syrup, kecap, sampai obat-obatan serta product kosmetik. Seperti yang telah di sampaikan terlebih dulu, product bakau ini semua dibuat beberapa wanita pesisir.

“Mereka membuatnya juga tanpa ada bahan pengawet, hingga kwalitas serta manfaat kesehatannya begitu baik walau ketahanan product tidaklah terlalu lama. Umumnya sesudah 6 bln., product juga akan ditukar dengan stock yang baru. Harga nya juga relatif murah, untuk keripik di jual seharga 10 ribu, sedang syrup serta kecap di bandrol Rp50 ribu, ” tukas Susan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *