Band Wali Siap ‘Goda’ Turis Singapura-Malaysia Wisata ke Batam

    Home / News / Band Wali Siap ‘Goda’ Turis Singapura-Malaysia Wisata ke Batam

Band Wali Siap ‘Goda’ Turis Singapura-Malaysia Wisata ke Batam

0

Screenshot_13

REPUBLIKA. CO. ID, BATAM — Satu lagi jurus maut Menpar Arief Yahya siap di keluarkan di Greater Batam. Sesudah dapat dibuktikan ampuh menggaet wisman di crossborder Entikong, Aruk, Sanggau, Skouw serta Atambua, Batam juga akan turut disusupi musik yang hit seperti memainkan daerah perbatasan. Yang disediakan, konser Band Wali di Sumatra Convention Centre, Batam, 29 April 2017.

” Musik itu universal. Serta kebetulan, Wali miliki basis fan yang besar di Singapura serta Malaysia. Itu penyebabnya kami goda di ruang Kepri yang 3A-nya relatif telah kuat. Wali untuk dapat sebanyak-banyaknya wisman di lokasi perbatasan, ” tutur Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Pria peraih penghargaan Marketeer of the Year 2013 itu memanglah seringkali menunjukkan keampuhan musik di lokasi perbatasan. Di Atambua, Kemenpar berhasil menghadirkan beberapa ribu wisman Timor Leste sesudah memboyong bekas vokalis Cokelat, Kikan.

Papua juga ikut-ikutan ramai sesudah Kemenpar memboyong Steven Jam. Sesaat di Aruk, Kalimantan Barat, lautan manusia ‘tumpah’ di lokasi perbatasan sesudah Kemenpar menghadirkan Linda Moy.

Sanggau juga sama. Lapangan Komplek Sabang Merah yang berkapasitas 15. 000 orang penuh sesak didatangi warga Kuching, Serawak, Malaysia, sesudah Kemenpar menghadirkan Siti Badriah.

Dalam festival yang lain di Batam, akhirnya juga sama. Waktu perayaan Hari Ibu di Singapura pada 2016 silam, Hetty Koes Endang yang dibawa Kemenpar berhasil menghadirkan 635 warga Singapura ke Batam. Beberapa ratus warga ini hingga ikhlas menyewa dua kapal feri serta 20 bus cuma untuk melihat pertunjukan musik pelantun lagu ” Tidak Menginginkan Sendiri ” itu.

” Untuk membuat crowd memanglah butuh bhs universal serta musik yaitu satu diantara jawabannya. Kemampuan musik begitu dahsyat. Terlebih yang datang band papan atas Indonesia, yang lagu-lagunya kerap diputar di radio-radio Singapura serta Malaysia, ” tutur Arief.

Hal semacam itu turut diamini Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti. Waktu didampingi Kabid Promosi Wisata Buatan, Ni Putu G Styletri, Esthy menerangkan, penentuan Wali Band berdasar pada hasil analisis serta survey yang begitu masak.

Siapa yg tidak kenal dengan tembang-tembang hit Wali? Mulai dari Dik, Mencari Jodoh, Jodi, Tomat (Tobat Maksiat), Saya Bukanlah Bang Thoyib, sampai Baik Baik Sayang, seringkali merajai tangga musik di Singapura serta Malaysia. ”Saking hitsnya, album ke empat Wali yang bertopik Doain Ya Pemirsa launching di Malaysia serta Singapura, ” tuturnya.

Ditambah lagi, prestasinya telah seabrek jumlahnya. Mulai dari Penghargaan 13 th AMI Awards untuk I-Ring Paling banyak th. 2010, SCTV Music Award untuk Lagu Paling Ngetop th. 2010, Penghargaan 15 th Telkomsel untuk The Best Artist Of Digital Music 2009-2010, sampai Penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia atas rekor Perolehan RBT paling banyak kurun waktu 4 bln. pada Maret 2010, telah sukses disambar Wali.

” Wali memanglah sangatlah di kenal di Malaysia serta Singapura. Itu dapat jadi starting point untuk menumbuhkan gairah pariwisata ke border ruang, ” kata Esthy yang turut diamini Styletri.

Di arena crossborder ini, Esthy tak bekerja sendiri. Terkecuali tim Kementerian Pariwisata, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Singapore serta Sahar Travel Singapore juga turut menolong terlaksananya arena itu.

“Kalau th. lantas dapat menghadirkan 635 wisman Singapura, di edisi 2017 bidikannya naik jadi 900 wisman. Support Band Wali ini dapat jadi endorser untuk menarik beberapa orang Melayu Singapura datang ke Batam, ” kata Sulaiman Shehdek, VITO Singapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *